Berita Ciamis Pangandaran Terbaru

Ciamis dan Pangandaran adalah kedua wilayah yang termasuk di Provinsi Jawa Barat. Selain terkenal dengan objek wisata keren, kedua kota tersebut juga memiliki berita ciamis dan pangandaran terbaru. Untuk Ciamis berita terbaru disana adalah terjadi sebuah kebakaran yang sangat berakibat buruk terhadap salah satu warga Ciamis bernama Sumini. Korban dari kebakaran rumah tersebut merupakan warga dari Dusun Sidaharja, RT 10 RW 04 Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Karena musibah tersebut, korban Sumini mengalami kerugian yang cukup besar hingga mencapai puluhan juta rupiah.

Musibah kebakaran tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal 21 Juli 2018 pada saat korban sedang tidak ada di rumah. Sehingga untungnya tidak ada korban jiwa dari kebakaran tersebut. Setelah diselidiki penyebab dari kebakaran rumah korban di duga kaut akibat dari hubungan arus pendek. Hal itu disampaikan oleh AKP. Subagja dan juga menambahkan kerugian lainnya yaitu uang tunak sebesar Rp. 4.5000.000 dan juga emas yang mencapai 10 gram.

Sedangkan berita terbaru yang terjadi di Pangandaran yaitu berita mengenai Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pangandaran yang menghimbau untuk memusnahkan jenis ikan predator. Berita tersebut telah ramai sejak hari Selasa tanggal 17 Juli 2018. Dimana para nelayan berbondong-bondong untuk menyerahkan jenis ikan alligator tersebut ke Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pangandaran. Jenis ikan alligator tersebut adalah seekor ikan yang moncongnya mirip buaya dan dalam bahasa latin dikenal dengan nama Atractosteus Spatula. Biasanya jenis ikan tersebut dikenal sebagai pemangsa yang cukup mengerikan berasal dari Sungai Amazon Brazil.

Selain jenis ikan tersebut, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pangandaran juga menerima jenis ikan alligator lainnya yang cukup banyak. Direncanakan bahwa jenis ikan tersebut akan dimusnahkan pada awal bulan Agustus tahun ini. Hal tersebut dilakukan karena jenis ikan alligator merupakan ikan yang berbahaya dan juga sesuai dengan peraturan menteri kelautan perikanan Permen KP nomor 41 tahun 2014. Terdapat sekitar 152 jenis dari ikan yang memang dilarang untuk masuk ke perairan Indonesia karena memang sangat berbahaya mengancam jenis ikan lainnya. Beberapa jenis ikan tersebut diantaranya seperti Arapaima Gigas dan Piranha.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink. Both comments and trackbacks are currently closed.